KucingMu.Com

Pusat Informasi Cara Merawat Kucing

Menu

7 Masalah Kesehatan Kucing Siam Yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Masalah Kesehatan yang Biasa Terjadi pada Kucing Siam sebenarnya Hampir sama dengan Masalah Pada Kucing Lainya.Kucing siam adalah kucing keturunan murni. Hal ini menyebabkannya mudah mengalami maslaah kesehatan tertentu karena kelemahan genetiknya. Meskipun begitu, usia harapan hidup kucing siam cukup lama yaitu mencapai 20 tahun. Nah Sahabat KucingMu.Com Bisa Langsung Cek Panduan Lengkapnya Dibawah ini

7 Masalah Kesehatan Kucing Siam Yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan pengetahuan tentang gangguan kesehatan yang biasa dialami oleh kucing siam. Totalnya ada tujuh (7), selamat membaca.



1. Penyakut Vestibular

7 Masalah Kesehatan Kucing Siam Yang Sering Terjadi dan Solusi Cara Mengatasinya

Penyakit ini biasa diderita oleh bayi kucing yang baru lahir. Ciri – cirinya adalah kehilangan keseimbangan dan kemiringan kepala. Secara penyakit ini akan sembuh ketika kucing menginjak usia 3 – 4 bulan. Namun jika kondisi ini masih terus berlanjut, sebaiknya periksakan ke dokter hewan.




2. Psikogenic alopecia

Gangguan kesehatan yang satu ini dipicu oleh stress yang dialami oleh kucing. Gejala dari penyakit Psikogenic alopecia adalah kucing kehilangan banyak bulu karena menggaruk tubuh secara berlebihan. Bawa kucing Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan antidepresan. Antidepresan akan mengurangi stress pada kucing.

3. Feline megacolon

Feline megacolon merupakan suatu keadaan dimana kucing mengalami sembelit atau susah buang air besar. Kondisi ini diakibatkan oleh gangguan pada sistem pencernaannya, terutama pada usus besar. Kedaaan ini ditandai dengan kucing mengejan berlebihan saat buang air besar dan terdapat darah pada kotoran kucing.
Untuk mengatasi kasus feline megacolon, Anda bisa menerapkan diet makanan dan juga memberi kucing Anda obat pencahar. Jika sembelit yang dialami oleh kucing semakin memburuk sebaiknya bawa peliharaan Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan tindakan pembedahan.



4. Sensivitas terhadap Anestesi

Kucing siam sangat sensitif terhadap anestesi. Untuk menanganinya harus dilakukan pembedahan yang tentunya dilakukan oleh seorang dokter hewan. Sebelum dilakukan pembedahan, kucing siam harus discreening terlebih dahulu.

5. Kehilangan Gigi Prematur

Kucing siam lebih rentan mengalami radang gusi, jika keadaan ini dibiarkan bisa menyebabkan kucing siam kehilangan gigi. Ciri-ciri gusi yang mengalami peradangan adalah bengkak dan merah.
Kucing yang mengalami raang gusi biasanya memiliki napas yang berbau busuk kemudian tidak makan sebanyak biasanya. Langkah yang tepat untuk mengatasi keadaan ini adalah membawa kucing ke dokter hewan dan membiarkan dokter hewan melakukan pembersihan mulut si kucing.

6. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Kucing siam terutama yang masih kecil sangat rentan terhadap infeksi. Infeksi yang biasa menyerang kucing siam kecil adalah infeksi saluran pernapasan atas. Ciri – ciri ifeksi ini diantaranya hidung meler, mata berair, dan sering bersin.

Sebagai langkah pencegahan terhadap infeksi ini, berikan kucing siam kecil Anda vaksin saat umurnya 8 – 10 minggu. Tempat tidur kucing siam kecil juga harus kering dan nyaman. Bila kucing siam terlanjur mengalami infeksi saluran pernapasan atas, bawa dia ke dokter hewan untuk mendapatkan obat dekongestan dan antibiotik.

7. Penyakit yang Mengancam Nyawa

Ada dua kondisi yang dapat mengancam jiwa kucing siam kesayangan Anda yaitu amiloidosis dan penyakit ginjal. Gejala kondisi ini antara lain penurunan berat badan dengan sangat drastis, diare, muntah, dan hilangnya nafsu makan. Jika kucing Anda mengalami gejala seperti di atas, sebaiknya bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan.

Itulah 7 gangguan kesehatan yang sering dialami oleh kucing siam. Semoga bisa memberikan pengetahuan untuk Anda. Dan semoga kucing siam yang Anda miliki selalu dalam keadaan sehat.




Info Selain 7 Masalah Kesehatan Kucing Siam Yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya
penyakit mata dan cara mengobati hewan kucing,cara merawat kucing kucing rumahan,gangguan mata pada kucing siam